PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi SensorisOftalmologi

aniridia

aniridia

Ringkasan Singkat

Aniridia adalah kelainan bawaan langka yang ditandai dengan tidak adanya sebagian atau seluruh iris mata, yang sering kali berdampak pada ketajaman visual.

Aniridia adalah gangguan genetik yang serius di mana struktur iris mata tidak berkembang secara sempurna atau hilang sama sekali. Kondisi ini biasanya disertai dengan perkembangan abnormal pada macula lutea dan saraf optik, yang mengakibatkan penglihatan menjadi sangat lemah sejak lahir.

Karena ketiadaan iris yang berfungsi mengatur cahaya yang masuk ke mata, penderita aniridia sangat sensitif terhadap cahaya (fotofobia). Selain itu, kondisi ini sering kali memicu komplikasi lain yang tak terelakkan, seperti glaukoma dan katarak, yang dapat memperburuk penglihatan seiring bertambahnya usia individu tersebut.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Netland, P. A., et al. (1993). Aniridia: Clinical and genetic aspects.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback